Tata Cara untuk Memakai Jasa Ekspor

Tata Cara untuk Memakai Jasa Ekspor – Kegiatan ekspor barang merupakan sistem perdagangan yang memungkinkan seseorang melakukan perdagangan lintas negara. Saat ini pemerintah sedang berupaya meningkatkan devisa dengan menggenjot arus ekspor barang. Prosedur ekspor sebenarnya lebih mudah daripada prosedur impor.

Jasa Ekspor

Jasa Ekspor

Menurut informasi karena saat ini aturan yang mengatur impor lebih banyak daripada tentang ekspor, terutama mengenai pembayaran pajak. Hanya dalam kegiatan impor, hampir semua barang dikenakan bea masuk dan pajak impor lainnya, sedangkan pada saat ekspor lebih banyak barang yang tidak dikenakan pajak Jasa Ekspor.

Prosedur Ekspor

Mulai saat eksportir menyiapkan barang untuk diekspor dengan pengemasan, pengisian peti kemas hingga barang siap untuk dikirim. Setelah barang siap dan sudah ada jadwal kapal untuk mengangkut barang tersebut.

Eksportir dapat menyampaikan dokumen pabean yang dikenal dengan Export Goods Declaration (PEB). PEB memuat data barang ekspor antara lain:

  • Data Eksportir
  • Data penerima barang
  • Data Customs Broker (jika ada)
  • Sarana transportasi yang akan diangkut
  • Negara tujuan

Rincian barang, seperti jumlah dan jenis barang, dokumen yang menyertai, Jumlah kontainer yang digunakan. Setelah PEB diserahkan ke Kantor Bea dan Cukai setempat, persetujuan Ekspor akan diberikan dan barang dapat dikirim ke pelabuhan untuk selanjutnya dapat dimuat ke kapal atau alat pengangkut ke negara tujuan.

Bagaimana Tata Cara untuk Memakai Jasa Ekspor?

Setiap dokumen PEB wajib membayar penerimaan negara bukan pajak yang dapat dibayarkan di bank atau di kantor bea cukai setempat. Besaran pajak ekspor untuk masing-masing barang juga berbeda-beda, ditetapkan dengan keputusan menteri keuangan. Setiap barang yang akan diekspor.

Hal yang memiliki aturannya masing-masing tergantung barangnya. Misalnya untuk barang berupa kayu, kayu yang diekspor memerlukan dokumen Laporan Surveyor, pengesahan dari Badan Revitalisasi Industri Kayu, untuk barang lain berupa barang tambang juga ada persyaratan untuk menggunakan laporan surveyor.

Bagaimana dengan prosedur atau mekanisme ekspor jika akan mengekspor dari Indonesia ke luar negeri? Jangan lupa kunjungi juga tautan Jasa ekspor ini.
Berikut adalah langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam proses ekspor:

  • Cari tahu terlebih dahulu apakah barang yang akan Anda ekspor termasuk barang yang dilarang untuk diekspor, diperbolehkan untuk diekspor namun dengan pembatasan, atau merupakan barang yang bebas untuk diekspor (sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia).
    Periksa juga apakah barang Anda diperbolehkan masuk ke negara tujuan ekspor.
  • Jika Anda sudah menemukan pembeli, menentukan sistem pembayaran, menentukan kuantitas dan spesifikasi barang, dll, maka Anda siapkan barang yang akan Anda ekspor dan kelengkapan dokumen sesuai kesepakatan dengan pembeli.
  • Melakukan pemberitahuan pabean kepada pemerintah (Kepabeanan) dengan menggunakan dokumen Deklarasi Ekspor (PEB) beserta dokumen pendukungnya.
  • Setelah ekspor Anda disetujui oleh Bea dan Cukai, dokumen NPE (Export Approval Note) akan diterbitkan. Jika NPE sudah diterbitkan, maka secara hukum barang Anda dianggap barang ekspor.
  • Melakukan penjejalan dan pengiriman barang Anda menggunakan moda transportasi udara (kargo udara), laut (kargo laut), atau darat.

Baca Juga : Yang Dilakukan Seorang Freight Forwarder

  • Asuransikan barang / kargo Anda (jika menggunakan istilah CIF)
    Ambil pembayaran di bank (Jika menggunakan LC atau pembayaran di akhir

Jasa Ekspor barang ke luar negeri memiliki prospek yang cukup menjanjikan terutama di sektor agribisnis. Apalagi prosedur ekspornya cukup mudah. Wilayah Indonesia yang kaya akan alam dan mineral berpotensi menyerap banyak lapangan kerja.

Comments are closed.

css.php
Skip to toolbar