Mengenal 6 Faktor Resiko Penyebab Miom dan Alternatif Obat Miom Tanpa Operasi

Sering kali mengalami menstruasi dengan periode yang cukup panjang, datang bulan disertai dengan rasa nyeri yang cukup parah, bahkan juga ukuran perut yang membesar padahal berat badan tidak meningkat. Maka hati-hati karena bisa jadi hal ini adalah gejala bahwa Anda tengah terkena miom. Salah satu masalah kesehatan yang umum diderita oleh wanita yang masih dalam usia produktif. Miom ini sendiri adalah daging tumbuh yang sifatnya jinak, atau tidak bersifat kanker di dalam rahim wanita. Hanya saja meskipun jinak tentunya tetap perlu diwaspadai, karena jika dibiarkan secara terus-menerus pastinya berbahaya bagi tubuh. Harus segera diobati.

Sebenarnya langkah atau alternatif pengobatan yang ditawarkan kepada penderita miom ini sendiri terbilang cukup banyak, mulai diantaranya adalah konsumsi obat miom tanpa operasi sampai dengan menggunakan obat-obatan yang ditawarkan oleh dokter, hingga langkah operasi jika seandainya ukurannya terlalu besar dan tidak mungkin dihilangkan dari dalam tubuh hanya dengan menggunakan prosedur pengobatan oral saja.

Ada banyak sekali diantara faktor yang
memungkinkan seseorang nantinya terjangkit penyakit miom ini yang wajib untuk
diwaspadai, diantaranya adalah:

  1. Genetik, memang sebagian besar diantara penderita
    miom adalah mereka yang memiliki riwayat kesehatan dari keluarnya juga
    pernah terkena miom, misalnya adalah pada ibu atau saudara kandung, maka
    sangat besar kemungkinan bagi orang tersebut untuk terkena penyakit miom
    ini juga di kemudian hari.
  2. Kelainan pada saat menstruasi, memang pada
    dasarnya tidak semua wanita mengalami menstruasi secara normal. Biasanya untuk
    anak perempuan yang mengalami menstruasi terlalu dini dibandingkan dengan
    usia normalnya, maka ia beresiko tinggi untuk terjangkit miom di kemudian
    hari. Apalagi pada dasarnya untuk pola pertumbuhan dari penyakit miom juga
    terbilang bervariasi pada setiap orang, ada yang cepat namun bisa menyusut
    dengan sendirinya, namun juga ada yang tidak.
  3. Berat badan berlebih, khusus untuk wanita yang mengalami
    obesitas atau berat badan berlebihan hendaknya juga harus berhati-hati.
    Apalagi para ahli juga sudah menyimpulkan bahwa ternyata kelebihan berat
    badan bagi seseorang memiliki pengaruh di dalam terbentuknya miom yang ada
    di dalam rahim.
  4. Kadar esterogen yang diproduksi tubuh tidak
    normal, faktor terbesar penyebab miom ini memang berhubungan dengan
    kondisi hormonal, yaitu ketika hormon estrogen yang diproduksi alami oleh
    tubuh, ketika kadar atau jumlahnya terlalu tinggi maka mempengaruhi
    pertumbuhan dari jaringan fibroid tersebut. Itulah mengapa pada wanita
    yang sudah memasuki masa menopouse terkadang miom tersebut akan mengecil
    dengan sendirinya, karena estrogen yang diproduksi oleh tubuh telah
    mengalami penurunan.
  5. Berlebihan dalam mengonsumsi daging merah,
    meskipun daging merah ini sangatlah bagus untuk kesehatan, karena sumber
    protein yang tinggi da juga bisa cegah anemia, namun jika konsumsinya
    berlebih nyatanya juga tidak begitu baik, karena ia dapat memicu
    pertumbuhan dari miom tersebut.
  6. Mengonsumsi alkohol secara berlebih, selain itu ternyata
    wanita yang senang mengonsumsi alkohol, apalagi dalam jumlah yang cukup besar
    juga beresiko tinggi untuk terkena miom. Mengingat pada dasarnya bukan
    sebuah rahasia lagi jika seandainya jenis minuman yang satu ini memang
    memiliki sifat merusak sel-sel yang ada dalam tubuh.

Jadi patut untuk diwaspadai, Anda dengan
faktor resiko yang cukup besar terkena miom ada baiknya untuk mulai menghindarinya.
Meskipun ada alternatif obat miom tanpa operasi, namun tetap saja resiko
seperti ketidaksuburan juga bisa dirasakan oleh orang-orang yang terjangkit
miom.

Comments are closed.

css.php
Skip to toolbar