Archive for PENDIDIKAN

Apa Pentingnya Teknologi untuk Pendidikan di Masa Sekarang Ini?

Apa Pentingnya Teknologi untuk Pendidikan di Masa Sekarang Ini? Teknologi pendidikan adalah aplikasi sistematis proses teknologi dan sumber daya yang relevan dalam pengajaran, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja siswa. Ini melibatkan pendekatan disiplin untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa, menerapkan teknologi dalam instruksi, dan melacak kinerja mereka.

Banyak orang bertanya-tanya: apa yang Anda maksud dengan teknologi pendidikan ? Ada banyak definisi konsep , terutama karena setiap pendidik menerapkan teknologi dengan cara yang unik. Jika kami mencoba menghasilkan definisi yang sederhana, definisi yang kami sebutkan di atas adalah itu.

Pertama-tama, EdTech adalah pendekatan sistematis. Apa artinya ini? Seorang pendidik tidak dapat memilih alat acak dan menggunakannya dengan tujuan acak di kelas. Masih ada kurikulum untuk diikuti. Proses dan sumber daya teknologi yang relevan. Ini berarti bahwa proses dan sumber daya harus relevan dengan tujuan dan tonggak kurikulum.

EdTech juga memiliki tujuan: untuk meningkatkan kinerja para siswa. Setiap alat dan metode yang diperkenalkan di kelas harus didorong oleh tujuan itu. Akhirnya, EdTech juga mengharuskan pendidik untuk memiliki pendekatan disiplin untuk mengungkapkan kebutuhan siswa. Selain itu Anda juga bisa mengunjungi https://materisekolah.co.id/ ini.

Kebutuhan itu akan membantu mereka menentukan teknologi yang relevan untuk diterapkan di kelas. Semua hasil harus dilacak, sehingga guru akan tahu seberapa efektif metode mereka. Jika siswa tidak mencapai hasil yang baik setelah menerapkan alat tertentu, guru harus mencari yang lebih baik.

Mengapa Teknologi Penting dalam Pendidikan?

Sekarang setelah kita mendapatkan definisi yang jelas tentang konsep itu, mari kita fokus pada sudut lain: apa pentingnya teknologi dalam pendidikan ? Ada beberapa alasan mengapa semua guru harus mulai memperkenalkan alat teknologi ke dalam ruang kelas mereka. Mari daftar beberapa dari mereka.

Para Siswa Menuntutnya

Para siswa ini membutuhkan teknologi di kelas . Sama seperti generasi siswa sebelumnya yang membutuhkan buku teks yang berwarna-warni dan kami menyediakannya bagi mereka, kami juga harus menghargai kebutuhan siswa modern.

Apa Saja Teknologi yang Berperngaruh untuk Pendidikan Ini?

Mereka terlibat dengan teknologi di luar kelas setiap hari. Mereka ingin menggunakan smartphone dan tablet orang tua mereka. Mereka tahu cara memainkan lagu favorit mereka di YouTube. Teknologi adalah bagian dari gaya hidup mereka dan mereka menyukainya. Sebagai guru, kita harus menghargai kecenderungan itu. Bahkan, kita bisa menggunakannya untuk keuntungan kita.

Guru-Guru Baru Juga Menuntutnya

Pendidikan generasi guru terbaru memiliki satu putaran penting: mereka diajari cara menggunakan EdTech di ruang kelas mereka. Mereka tahu cara menggunakan teknologi dalam banyak cara yang bermanfaat . Teknologi membuat pekerjaan mereka lebih mudah. Ini membantu mereka menilai pengetahuan siswa mereka seobjektif mungkin.

Ini juga membantu mereka menjaga seluruh kelas tetap terlibat. Guru baru tahu cara menggunakan teknologi untuk keuntungan mereka. Mereka ingin menggunakannya. Kita semua harus mengikuti tren. Karena EdTech sekarang dianggap suatu keharusan, kita harus mengimplementasikannya.

Menguji Secara Online

Itu adalah protokol yang Anda, sebagai guru, tidak bisa kendalikan. Siswa Anda akan mengikuti tes standar yang menuntut keterampilan komputer yang tepat. Pengujian online memiliki banyak keunggulan . Para siswa dapat melihat skor mereka secara real-time, dan lebih mudah bagi para guru untuk melacak kinerja mereka.

Ketika Anda mulai memperkenalkan tes online yang menyenangkan di kelas, Anda akan mempersiapkan siswa Anda untuk ujian standar. Mereka akan terbiasa dengan lingkungan, sehingga mereka tidak akan kewalahan oleh ujian besar ketika saatnya bagi mereka.

4 Cara Mengumpulkan Data Dalam Jenis Metode Penelitian Kualitatif

Description: https://lh4.googleusercontent.com/GebLOypaQ-YhkDIgm_rtEZEaQhpNy_iWkEM9huCJEUVfVTtvLEh-3vQkHjh2lkSaSHaWGa5oFNwpgkRsRekSGmQYhPbEYhzc-cySFHc3nUUgb3klCu7bNQtI-kQFAQ

Pernahkah kamu mendengar tentang metode dalam penelitian? Jadi, metode penelitian adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan seorang peneliti pada saat memecahkan suatu masalah. Nantinya, hasil yang didapatkan juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Memang, metode penelitian belum banyak di gunakan di bangku sekolah. Namun, jika kamu melanjutkan kuliah, kamu akan mengerjakan skripsi yang nantinya menggunakan salah satu metode penelitian. Biasanya dalam perkuliahan menggunakan 2 jenis metode penelitian yaitu metode kuantitatif atau metode kualitatif. Kali ini kita akan membahas jenis metode penelitian kualitatif ya.

Jika kamu yakin menggunakan jenis metode penelitian kualitatif, kamu akan merasakan tantangan dalam mengumpulkan datanya. Untuk jenis metode penelitian kualitatif lebih menekankan pemaparan secara deskriptif. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mengumpulkan data jika kamu melakukan penelitian kualitatif. Cara-cara tersebut antara lain teknik observasi, wawancara mendalam, kajian dokumen, dan Focus Group Discussion. Yuk, kita bahas satu persatu:

  1. Teknik Observasi

Apabila kamu sedang melakukan penelitian, pastinya kamu akan membutuhkan data sebagai dasar dari analisis yang hendak dilakukan. Data dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan observasi. Secara umum, observasi merupakan kegiatan mengamati suatu objek dan mengambil kesimpulan dari pengamatan tersebut, untuk mendapatkan data-data deskriptif.

  • Wawancara Mendalam

Teknik wawancara mendalam bisa kamu lakukan jika kamu butuh data deskriptif yang cukup banyak. Metode ini sering digunakan bersamaan dengan penggunaan metode observasi. Untuk jenis metode penelitian kualitatif, pertanyaan yang digunakan dalam wawancara merupakan pertanyaan terbuka, sehingga informan bisa menjawab dengan lebih komprehensif.

Dengan menggunakan metode wawancara, kamu bisa mendapatkan informasi primer dari informan dan juga bisa berinteraksi secara langsung. Tetapi, kelemahannya antara lain tingkat komprehensif pada hasilnya sangat bergantung dengan seberapa banyak kamu bisa menggali informasi dari informan. 

  • Kajian Dokumen

Kamu juga bisa menggunakan kajian dokumen untuk mencari data penelitian kualitatifmu. Contoh kajian dokumen yang bisa digunakan antara lain meneliti naskah lama, foto-foto, film, maupun hasil penelitian sebelumnya atau buku yang terkait dengan penelitianmu. 

  • Focus Group Discussion

Metode terakhir yang bisa kamu gunakan untuk memperoleh data kualitatif adalah Focus Group DiscussionFocus Group Discussion merupakan salah satu bentuk teknik wawancara kelompok yang dilakukan peneliti untuk memetakan masalah awal penelitian dan memahami fokus kelompok kecil yang sedang diteliti. Metode ini tidak hanya digunakan untuk penelitian saja, lho. Beberapa perusahaan dan institusi pemberi beasiswa juga menggunakan metode ini untuk menyeleksi pendaftarnya.

Gimana kamu sudah paham belum dengan 4 cara mengumpulkan data dalam jenis metode penelitian kualitatif ini? Buat kamu kelas 12 SMA yuk semangat dalam meraih nilai terbaik dalam menghadapi Ujian Nasional nanti, agar bisa mendapatkan PTN yang kamu inginkan. Jangan lupa untuk belajar melalui aplikasi Ruangbelajar agar lebih menguasai lagi materi yang akan diujikan nanti. Rajinlah berlatih dalam latihan soal di Ruangbelajar ya. Semangat!

Ada Apa Dengan Pendidikan Kita?

Ada Apa Dengan Pendidikan Kita? Pendidikan merupakan salah satu faktor penting kewibawaan sebuah negara didapatkan. Dengan pendidikan yang baik pastinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan kompeten dalam bidangnya. Sehingga kondisi bangsa akan terus mengalami perbaikan dengan adanya para penerus generasi bangsa yang mumpuni dalam berbagai ilmu.

Pendidikan Kita

Pendidikan Kita

Pendidikan Kita dapatkan dengan cara yg bermacam macam itu adalah suatu hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap manusia. Karena berdasarkan Informasi terbaru dari pendidikan seseorang akan belajar menjadi seorang yang berkarakter dan mempunyai ilmu pendidikan dan sosial yang tinggi.

Kemajuan teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Negara kita tidak lagi berdiri sendiri. Selalu berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain. Oleh karena itu, kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain.

Penyebab rendahnya mutu pendidikan diantara lain adalah masalah efektivitas, efisiensi dan standarisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan pada umumnya. Selain kurang kreatifnya para pendidik dalam membimbing siswa, kurikulum yang sentralistik membuat potret pendidikan semakin buram.

Kurikulum hanya didasarkan pada pengetahuan pemerintah tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat. Pendidikan tidak mampu menghasilkan lulusan yang kreatif. Kurikulum dibuat di Jakarta dan tidak memperhatikan kondisi di masyarakat bawah atau di daerah sampai daerah terpencil sana. Baca artikel pada situs ruangguru.co.id

Sehingga para lulusan hanya pintar cari kerja dan tidak bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Padahal lapangan pekerjaan terbatas. Masalah mendasar pendidikan adalah ketidakseimbangan antara belajar yang berpikir (kognitif) dan perilaku belajar yang merasa (afektif). Belajar bukan hanya berpikir tapi melakukan berbagai macam kegiatan seperti mengamati, membandingkan, meragukan, menyukai, semangat dan sebagainya.

Apa yang terjadi pada pendidikan kita?

Setidaknya ada beberapa permasalahan yang bisa teridentifikasi dalam dunia pendidikan kita, yaitu, rendahnya kualitas sarana fisik, rendahnya kualitas guru, rendahnya kesejahteraan guru, rendahnya prestasi siswa, rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan, rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, dan mahalnya biaya pendidikan.

Politik juga bisa memberikan dampak negatif terhadap pendidikan di mana pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan seperti memberikan dana sekolah gratis tetapi dana tersebut tidak sampai ke tangan yang berhak, bisa karena dana yang susah dicairkan atau terjadinya suatu korupsi.

Lingkungan, seperti lingkungan yang berkarakter sangatlah penting bagi perkembangan individu yang mendukung cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, hormat dan sopan santun sangatlah penting didalam dunia pendidikan. Dan keluarga adalah institusi pertama tempat anak memabangun karakternya.

Kesimpulan dari pandangan dunia untuk pendidikan ini masih jauh dari kata layak. Di segala segi faktor yang dibahas masih banyak masalah yang harus ditangani. Kualitas pendidikan masih sulit sekali ditingkatkan. Oleh karena itu kita perlu membangun kembali pondasi pola berpikir kita meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, masyarakat sekitar pun harus turut mendukung.

Meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara kita mengetahui terlebih dahulu apa pentingnya pendidikan dan mempunyai kesadaran yang tinggi dan turut berpatisipasi dalam meningkatkan pendidikan. Generasi muda tugasnya berat karena harus menjadi penerus bangsa yang beradab.

Beberapa faktor dan informasi pun telah dibahas, mengetahui kenapa kualitas pendidikan dikatakan lemah atau rendah dan para masyarakat pun baik itu orang tua, anak-anak, akan lebih mengutamakan pendidikan. Buka juga situs gaptech.co.id

Baca juga: Ini Dia 3 Fakta Unik Susi Pudjiastuti Yang Jarang Diketahui Publik

Maka di sinilah dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi segala permasalahan Pendidikan Kita. Dan menjadikan masyarakat mempunyai kualitas pendidikan yang baik, dan meningkatkan lagi kualitas pendidikan.

css.php
Skip to toolbar