Pembukaan Wilayah Hutan Indonesia

Pembukaan wilayah hutan memiliki konsep yang baik dan bersifat ramah lingkungan. Dengan adanya kegiatan tersebut, maka diharapkan agar wilayah hutan tetap lestari walaupun manusia selalu berusaha untuk mengambil berbagai macam hasil hutan yang ada.

Pengambilan hasil hutan seperti kayu diharapkan tidak merusak ekosistem hutan dan tidak mengancam makhluk hidup yang hidup di dalam hutan.

Arti Pembukaan Wilayah Hutan

Pembukaan wilayah hutan yang biasa disingkat PWH merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilakukan dalam pengelolaan hutan. Sebenarnya pembukaan wilayah hutan merupakan suatu kegiatan yang meliputi perencanaan dan pembuatan sarana serta prasarana yang tentunya diperlukan dalam rangka mengeluarkan kayu sebagai salah satu hasil hutan.

Umumnya pengelolaan hutan dilakukan untuk menyediakan prasarana atau infrastruktur yang berupa jaringan jalan, log pond, basecamp induk, basecamp cabang, basecamp pembinaan hutan, tempat penimbunan kayu, tempat pengumpulan kayu, jembatan dan gorong-gorong, menara pengawasan, dan lain-lain.

Penyediaan berbagai sarana dan infrastruktur bertujuan untuk melancarkan kegiatan pengelolaan hutan. Namun kegiatan pembukaan wilayah hutan yang dilakukan di dalam pengelolaan hutan ini seharusnya diusahakan agar dapat menciptakan berbagai persyaratan yang lebih baik sehingga pengelolaan hutan tetap lestari. Untuk itu dibutuhkan suatu perpaduan teknik serta ekonomis dan ekologis dari pembukaan dasar wilayah hutan.

Selain itu dibutuhkan pula perpaduan dari pembukaan tegakan dan sistem penanaman sekaligus pemeliharaan dan penjarangan serta pemanenan. Dalam melakukan pengelolaan hutan tentunya prasarana untuk pembukaan wilayah hutan haruslah bersifat permanen. Sebab peranan dari pembukaan wilayah hutan dalam pengelolaan hutan harus dapat melayani setiap kebutuhan bagi pengelolaan hutan masa kini dan pengelolaan hutan di masa yang akan datang.

Adapun prasarana pembukaan wilayah hutan harus dirancang dan dibangun dengan sedemikian hingga agar penggunaan prasarana tersebut dapat berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Atau lebih tepatnya penggunaan prasarana tersebut bisa dilakukan dalam jangka panjang. Akan lebih menguntungkan lagi jika penggunaan prasarana tersebut bersifat permanen atau seterusnya.

Kurang lebih sekitar tahun 1970 rupanya pembukaan wilayah hutan merupakan suatu kegiatan dalam rangka pembukaan jalan untuk mengeluarkan kayu dari hutan namun belum ada upaya yang dilakukan untuk tetap membuat hutan agar tetap lestari. Tentu saja kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan kayu sebanyak-banyaknya namun dengan biaya yang sekecil-kecilnya. Tentu saja hal ini mengakibatkan terjadinya kerusakan wilayah hutan.

Tujuan Pembukaan Wilayah Hutan

Pembukaan wilayah hutan dilakukan dengan menciptakan berbagai upaya yang melibatkan sarana dan prasarana agar pengeluaran kayu dapat dilakukan tanpa merusak kawasan hutan. Dengan demikian maka kelestarian hutan dapat selalu terjaga.

Ekosistem hutan tetap berjalan secara seimbang dan setiap komunitas makhluk hidup yang ada di dalamnya juga tetap lestari. Pembukaan wilayah hutan memiliki tujuan memang memiliki tujuan sebagai berikut:

Untuk mempermudah penataan hutan melalui beberapa macam tindakan seperti misalnya pembinaan hutan yang meliputi penanaman, pemeliharaan, dan penjarangan. Penataan hutan ini juga dilakukan dengan melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap adanya gangguan hutan terutama dalam hal pengangkutan kayu.

Kemudian pembukaan wilayah hutan secara keseluruhan merupakan suatu persyaratan bagi kelancaran pelaksanaan dan pengawasan dalam produksi hutan.

Pembukaan wilayah hutan ini juga bertujuan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dalam hal pengelolaan hutan serta dalam meningkatkan fungsi sosial dan fungsi ekonomi dari hutan itu sendiri. Dengan adanya pembukaan wilayah hutan maka diharapkan agar penataan hutan semakin dipermudah.

Tujuan berikutnya diharapkan pula agar tata batas antara wilayah dalam dan luar hutan juga dapat dibuat. Tata batas ini sebaiknya membagi area hutan ke dalam beberapa blok sehingga batas itu dapat nampak dengan jelas.

Pembukaan wilayah hutan juga dapat mempermudah pengukuran pekerjaan serta peralatan dan segala bahan yang harus keluar dan masuk hutan.

Selain itu dengan adanya pembukaan wilayah hutan maka kegiatan pembinaan hutan dapat dilakukan dengan lebih mudah sehingga hutan tetap lestari. Dengan danya berbagai hal yang dilakukan dalam pembukaan wilayah hutan maka pengawasan dan perlindungan hutan tentunya dapat dilakukan dengan lebih mudah. Hutan juga lebih mudah dicapai terutama jika hutan tersebut dijadikan sebagai tempat pariwisata.

Pada daerah yang cukup terpencil atau terisolasi sebenarnya kegiatan pembukaan wilayah hutan merupakan suatu hal yang cukup penting sebab kegiatan ini bahkan bisa dijadikan sebagai pionir dalam hal pengembangan hutan. Oleh karena itu pembukaan wilayah hutan perlu dilakukan dengan langkah yang tepat dan benar.

Comments are closed.

css.php
Skip to toolbar